Seperti apakah Manusia sempurna di hadapan-Nya?

“Dan sungguh Kami telah memuliakan anak cucu adam, dan Kami angkut mereka di daratan dan lautan, dan Kami telah memberikan rezeki yang baik kepada mereka, dan Kami telah lebihkan mereka dari antara makhluk-makhluk yang telah Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna.

(QS. Al-Isra:70)

Kabir Helminski. Seorang penulis literatur sufi dan penerus tradisi Maulawi Jalaludin Rumi menulis tentang manusia sempurna dalam bukunya, The Knowing Heart: A Sufi Path of Transformations. Menurut dia, sifat manusia sempurna adalah refleksi dari sifat-sifat Tuhan. Tuhan mempunyai sifat yang tak terbatas yang 99 diantaranya disebutkan dalam Al-Qur’an. Kesempurnaan manusia adalah takdir bawaan kita, yang memerlukan hubungan yang harmonis antara kesadaran kita dengan rahmat Illahi. Sifat-sifat manusia sempurna menurut Kabir Helminski adalah:

1 pengetahuan diri. Tingkat pengetahuan kita terhadap diri sendiri-kelemahan, keterbatasan, karakteristik dan motivasi kita.

2 Pengendalian diri. Kemampuan untuk membimbing dan mentransendensikan dorongan-dorongan nafsu

3 Pengetahuan yang objektif. Pengetahuan yang berkesesuaian baik dengan kebutuhan praktis maupun realitas objektif yang dapat diketahui melalui hati yang sadar dan suci.

4 Pengetahuan batin. Kemampuan untuk mengakses bimbingan dan makna dari dalam batin sendiri.

5 Hadir. Kemampuan untuk tetap dalam kondisi khusyuk, yakni secara sadar merasakan pengalaman.

6 Cinta tanpa pamrih. Mencintai Tuhan dan CiptaanNya tanpa motif kepentingan diri.

7 Meningkatkan perspektif Illahiah. Kemampuan untuk selalu melihat kejadia-kejadian dan manusia dari perspektif tertinggi cinta dan tauhid dan tidak terperosok ke dalam penilaian dan pendapat yang egois.

8 Intim dengan Tuhan. Menyadari hubungan dengan sumber Illahi.

Sumber: buku bestseller-nya Erbe Sentanu,Quantum Ikhlas :)

0 comments:

Post a Comment